JAKARTA – PB PBSI belum menentukan tim inti yang akan mereka kirimkan menuju SEA Games XXVI/2011 pada 11-22 November mendatang. Nama pemain baru diumumkan setelah melihat penampilan terakhir para penggawa merah putih Indonesia dalam ajang Jepang terbuka super series pada 20-25 September mendatang.
"Kami ingin melihat penampilan mereka di Jepang dulu sebelum menentukan tim. Di sini levelnya lebih tinggi dan persaingannya lebih berat, mereka benar-benar diuji," kata Kabid Binpres PB PBSI Hadi Nasri saat dihubungi, kemarin (19/9).
Dia menjelaskan bahwa pada ajang kali ini memang tidak semua nama yang masuk tim nominasi SEA Games berangkat. Salah satunya adalah Marian Fransiska di tunggal putri. Pemain non-Pelatnas itu rupanya menjaga kondisi untuk tampil di kejuaraan Indonesia Grand prix Gold yang diputra setelah ajang di Jepang.
Sebelumnya, Hadi juga menegaskan bahwa tim penilai kemampuan pemain yang masuk nominasi SEA Games terus bekerja. Sampai saat ini, lanjutnya, pihaknya sudah punya gambaran siap saja yang besar kemungkinan terpilih dari non pelatnas. Posisi yang dimaksud oleh Hadi besar kemungkinan adalah Taufik Hidayat dan Markis Kido/Hendra Setiawan.
Nah, pada hari ini, perjuangan para penggawa merah putih akan dimulai. Pada kejuaraan yang berhadiah USD 250 ribu dua pebulu tangkis pelatnas harus memulai dari babak kualifikasi karena secara peringkat masih kalah dengan wakil babak utama.
Mereka adalah Sony Dwi Kuncoro dan Maria Febe Kusumastuti. Sedangkan, 30 pemain lainnya bakal langsung memulai perjuangan dari babak utama yang baru diputar besok (21/9).
Sony bakal berhadapan dengan pemain asal Jepang Shuhei Hayasaki. Ditantang wakil Jepang, Sony diprediksikan bakal menang mudah. Pasalnya, diatas kertas Sony unggul dengan peringkat 69 dunia. Sedang sang lawan hanya berada di peringkat 154.
Sementara, Maria Febe bakal meladeni tantang wakil India Thulasi P. C. Pertemuan kedua pemain ini sebelumnya pernah terjadi pada ajang Vietnam Challenge pada 2009 lalu. Saat itu, pebulu tangkis pelatnas PB PBSI Cipayung itu berhasil menang dalam dua game langsung.
Namun, hasil itu bukanlah Jaminan bagi dara berperingkat 40 dunia tersebut. Sebab, saat ini pemain-pemain asal India kerap merepotkan pemain Indonesia. Apalagi, grafik permainan Thulasi sedang membaik dan terus menanjak hingga peringkatnya berada di 20 dunia.(aam)
No comments:
Post a Comment