Selamat Datang di Blog KONI Kabupaten Tanah Bumbu Propinsi Kalimantan Selatan, Kita Raih Prestasi Kita Raih Kejayaan Membangun Bumi Bersujud

Wednesday, August 3, 2011

Timnas Pra Piala Dunia 2014 dan Timnas SEA Games 2011 Siaga Satu !



ukuran badan yang lebih bukan pertanda ukuran skill juga lebih
.
ukuran “orang Indonesia asli” yang relatif lebih kecil dari oran timur-tengah harusnya membuat tim Garuda membuktikan kelincahannya!!
Hasil undian kualifikasi Piala Dunia 2014 menempatkan timnas Indonesia dalam grup E yang relatif ‘ringan’ di mana tim Garuda akan bertarung dengan Iran, Qatar dan Bahrain.
Tim Merah Putih terhindar dari pertemuan dengan kekuatan yang beberapa tahun ini mendominasi Asia macam Jepang, Australia dan Korea Selatan.
Meski beberapa kali bermain di putaran final Piala Dunia, kekuatan Iran saat ini tidaklah sebesar dulu, namun mereka masih menjadi salah satu raksasa sepak bola Asia – hal yang dibuktikan dengan masuknya mereka dalam pot unggulan.
Sementara Qatar harus diwaspadai dengan kekuatan finansial mereka serta ambisi meraih hasil bagus mengingat putaran final Piala Dunia 2022 akan digelar di negara mereka.
Sedangkan Bahrain hampir masuk putaran final Piala Dunia 2010 lalu andai tak tergelincir lawan Selandia Baru di babak playoff – dan motivasi ekstra untuk menebus kegagalan tersebut wajib diperhatikan para penggawa Indonesia.
Hasil undian ini seharusnya memberikan motivasi dan optimisme bagi kita untuk bisa berbuat lebih baik lagi. Bravo Merah Putih!
Berikut hasil undian lengkap kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Asia:
Grup A:
China, Yordania, Irak, Singapura
Grup B:
Korea Selatan, Kuwait, Uni Emirat Arab, Lebanon
Grup C:
Jepang, Uzbekistan, Suriah, Korea Utara
Grup D:
Australia, Arab Saudi, Oman, Thailand
Grup E:
Iran, Qatar, Bahrain, Indonesia
- Pertandigan akan dimainkan antara tanggal 2 September 2011 dan 29 Februari 2012.
- Dua tim teratas dari masing-masing grup akan melaju ke babak selanjutnya, membentuk dua grup berisi lima tim. Dua tim teratas kemudian akan mendapat tiket putaran final, sementara dua tim peringkat ketiga akan saling berhadapan sebelum sang pemenang menghadapi partai playoff kontra tim peringkat kelima dari zona CONMEBOL atau Amerika Latin
.
Pelatih Timnas Indonesia Wim Rijsbergen mengakui walau berat Indonesia masih punya peluang untuk lolos dari penyisihan Grup E kualifikasi Piala Dunia 2014. Dari drawing yang dilakukan di Brasil, selain Iran, Firman Utina dan kawan-kawan juga akan bersaing dengan Qatar dan Bahrain.
Ketiga pesaing Indonesia itu jelas merupakan lawan berat bagi Firman Utina dan kawan-kawan. Menurut Wim, semua lawan memiliki peringkat jauh di atas Indonesia, yang kini menempati peringkat 137 dunia.
Walau masih punya peluang, kendala utama saat ini adalah jadwal pertandingan pertama yang dinilai terlalu mempet. Indonesia dijadwalkan memainkan pertandingan pertama-nya melawan Iran di Teheran pada 2 September mendatang.
Sementara itu pengamat sepak bola Budiarto Shambazy menilai Indonesia termasuk beruntung dengan berada di Grup E. Pasalnya, dalam sejarahnya Indonesia pernah mengalahkan Qatar dan Bahrain. Sementara Iran, diakui Budiarto, sebagai lawan yang levelnya berada di atas Indonesia. Selanjutnya Budiarto menyatakan bahwa pembenahan faktor fisik pemain menjadi pekerjaan rumah paling penting yang harus diperhatikan pelatih.
Dari hasil pertandingan melawan Turkmenistan, Wim menilai para pemain berada dalam kondisi mental yang bagus. Namun dalam sisa waktu yang ada, pelatih asal Belanda itu akan fokus untuk meningkatkan kondisi fisik para pemain-nya. Para pemain Timnas sendiri akan kembali menggelar latihan tanggal 4 Agustus mendatang, dan rencana-nya tanggal 10 Agustus akan melakukan uji coba melawan Timnas Malaysia
.
Indonesia ke Brasil 2014? Ini Tahapannya!


Kita boleh bangga dan gembira dengan kemenangan 4-3 (agregat 5-4) atas Turkmenistan di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (28/7) lalu. Sebab hasil itu memang membawa Indonesia ke lolos Putaran Tiga kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Asia. Namun, sejatinya kepakan sayap Garuda Merah Putih masihlah jauh untuk menuju Brasil. Setidaknya Indonesia harus melampaui dua hingga empat tahap lagi untuk benar-benar berada di Brasil. Sebab, FIFA sudah memutuskan kalau jatah Zona Asia di Piala Dunia 2014 nanti tetap 4,5 saja. Yakni, empat tim diambil dari Putaran Empat, dan 0,5 merupakan rasio babak playoff yang akan mempertemukan peringkat ketiga Zona Asia dengan Zona Oceania.
Seperti pertanyaan dan permintaan Anda para pembaca setia BOLA.NET (atau lebih akrab dengan panggilan ‘Bobol‘) yang banyak masuk ke akun Social Media kami, maka kami akan sedikit mengulas perjalanan Garuda ke pentas Piala Dunia 2014 nanti.
Putaran Tiga
Di putaran ketiga ini, Indonesia akan bergabung dalam 15 tim pemenang kualifikasi Putaran Dua lainnya, dan dengan 5 tim peringkat Asia teratas yang langsung lolos ke Putaran Ketiga (Jepang, Korea Selatan, Australia, Korea Utara, dan Bahrain) untuk selanjutnya diundi. Sistim pembagian tim peserta di Putaran Tiga ini dibagi dengan 4 pot, dan Indonesia masuk ke dalam Pot 4 bersama Korea Utara, Thailand, Singapura, dan Lebanon. Total, 20 negara itu akan diundi untuk masuk ke dalam Lima Grup (A-E) yang akan kembali bertarung untuk memperebutkan 10 tiket ke Putaran Empat.
Pengundian dijadwalkan akan berlangsung di Rio de Janeiro, Brasil, hari Sabtu (30/7). Sedangkan jadwal pertandingan untuk putaran tiga adalah 2 dan 6 September, 11 Oktober, 11 dan 15 November, serta pada 29 Februari mendatang.
Putaran Empat
Andai (semoga saja begitu, Amin) Boaz Solossa cs lolos dari Putaran Tiga, maka kita harus kembali berjuang dengan klub-klub berat Asia di Putaran Empat. Dari 10 tim peserta yang berada di sini, pembagian grup akan dibagi menjadi 2, dengan masing-masing grup terdiri dari 5 peserta. Juara dan runner up grup otomatis lolos ke Brasil dan peringkat ketiga dari masing-masing grup akan bertarung di Putaran Playoff AFC.
Pertandingan Putaran Empat ini akan dilangsungkan dengan sistem home and awaypada rentang waktu tahun 2012 dan 2013 mendatang, yakni 3, 8, dan 12 Juni, 11 September, 16 Oktober, 14 November (2012) serta 26 Maret, 4, 11, dan 18 Juni (2013). Semoga Garuda Merah Putih bisa lolos ke Brasil dari babak ini. Tak perlu juara grup, runner up grup pun Firman Utina dan rekan-rekan sudah mencetak sejarah.


Putaran Lima
Putaran ini lebih dikenal dengan Putaran Playoff AFC, yakni merupakan duel dari dua tim penghuni peringkat ketiga Grup di Putaran Empat, untuk menentukan siapa yang berhak mewakili Zona Asia menuju babak Playoff Asia-Oceania. Tetap dengan menggunakan sistem kandang tandang, dan tanggal 6 dan 10 September 2013 akan menjadi penentu nasib kedua negara ini.
Putaran Enam
Putaran Playoff Intercontinental atau Putaran Playoff Zona Asia-Oceania menjadi nama lain dari partai perebutan satu tiket untuk lolos ke Piala Dunia ini. Di sini, tim pemenang Putaran Lima Zona Asia akan diadu dengan tim juara Oceania. Pemenangnkan akan diadu lagi melawan salah satu dari peringkat 4 CONCACAF, Peringkat 5 CONMEBOL atau Juara zona OCEANIA (akan diputuskan dengan cara diundi). Di edisi sebelumnya, pertemuan antara Bahrain dan Selandia Baru menjadi pengisi partai ini. Dijadwalkan satu tiket terakhir ini akan diperebutkan dalam sistem kandang tandang pada tanggal 15 Oktober dan 19 November 2013 nanti. Jika Indonesia berada di sini, maka ini adalah satu-satunya harapan yang harus diperjuangkan mati-matian, karena tinggal selangkah lagi kita menjejakkan kaki di negeri tari Samba itu.
Demikian sedikit ulasan dari kami Bol. Malam tadi adalah awal yang bagus untuk Indonesia. Optimisme dan semangat tetap harus ditanamkan, dan semoga kami tetap bisa mengawal Anda dan tim nasional Indonesia tercinta ini hingga ke Piala Dunia 2014. See you on Brasil, Garuda!
Sebagaimana diketahui, tim nasional Indonesia akhirnya berada di Grup E pada babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2014 di Brazil. Di grup ini, Indonesia bergabung dengan Iran, Bahrain dan Qatar.
Bagi mantan manajer timnas IGK Manila, semua grup yang akan diarungi pada babak ketiga setelah lolos dari babak kedua itu, memang berat. Manila pun menegaskan, bahwa untuk itu timnas Indonesia harus lebih memersiapkan diri menghadapi lawan-lawan di grup tersebut. “Pertama, grup mana saja berat. Baik itu grup A, B, C, D, semuanya berat. Tapi, kita sudah pernah ketemu mereka di kejuaraan Asia. Bahrain dan Qatar, kita sudah tahu permainan mereka,” kata Manila, kepada JPNN, Selasa (2/8).
Lebih jauh, lanjut Manila, kebanyakan para pemain Indonesia, Iran, Bahrain dan Qatar, itu sama-sama menjalankan ibadah puasa. Tentunya hal itu membuat persiapan tim mestinya relatif seimbang. “Kalau dibilang (grup) berat, memang berat. Tapi, siapa (lawan) yang lolos dari babak kedua, memang berat. Dan kita sudah berada di grup itu. Kenapa tidak dihadapi (saja) dengan persiapan baik,” tegas purnawirawan TNI tersebut.
Manila menambahkan, itu artinya bahwa pelatih baru pasukan Merah Putih Wim Rijsbergen harus melakukan evaluasi penuh terhadap permainan Boaz Salossa dan kawan-kawan. Terutama mengevaluasi dua pertandingan terakhir yang dihadapi timnas, yakni melawan Turkmenistan pada leg pertama dan kedua babak ke-2 kualifikasi Piala Dunia, di kandang maupun saat tandang.
Manila menganalisa, pada leg pertama di kandang Turkmenistan, Christian Gonzalez dan kawan-kawan hanya mampu bermain imbang 1-1, kendati saat itu Turkmenistan hanya bermain dengan 10 orang. Sementara pada leg kedua di kandang sendiri, di 45 menit pertama timnas dinilai Manila bermain sangat cepat. Begitu juga kerjasamanya, cukup baik, sehingga mampu menghasilkan tiga gol.
Namun memasuki menit ke-60, Manila menilai permainan timnas mulai berat, di mana tiga gol balasan berhasil disarangkan. Dan yang ditekankan Manila adalah, saat itu juga Turkmenistan (kembali) bermain dengan 10 orang. “Saya melihat stamina (timnas) merosot pada babak kedua,” tegasnya.
Oleh karena itulah menurutnya, pelatih timnas benar-benar harus memperbaiki stamina para pemain, agar bisa bermain penuh dengan stamina dan kerjasama yang baik, seperti pada babak pertama leg kedua di Senayan tersebut. “Kerjasama tim harus ditingkatkan,” ungkapnya.
Manila juga melihat, gol yang terjadi pada babak pertama merupakan kerjasama yang baik antara lini tengah dan depan. Di mana peran Boaz dalam memberikan umpan kepada El Loco – julukan Gonzales – begitu kentara. Begitu juga gol indah M Nasuha, sampai pada gol penentu kemenangan yang diciptakan oleh M Ridwan.
“Kalau tidak ada gol M Ridwan, kita sudah kalah, karena dengan skor 3-3 kita tidak akan lolos,” ingatnya, sambil mengingatkan agar kerjasama tim di semua lini terus harus ditingkatkan
.
Gelandang bertahan Persib Hariono akhirnya berkesempatan menyusul tiga rekannya, Markus Horison, Eka Ramdani dan Cristian Gonzales, untuk memperkuat timnas di Pra-Piala Dunia 2014.
Hariono, bersama Ambrizal (Persija), Ian Louis Kabes (Persipura) dan penjaga gawang I Made Wirawan (Persiba), akan bergabung dengan ke-26 pemain timnas Indonesia yang dipertahankan usai mengalahkan Turkmenistan.
Saat dihubungi, Hariono mengaku sangat senang namanya kembali terpanggil dalam skuad merah putih, yang akan berlaga di putaran ketiga menghadapi Iran di Teheran pada 2 September 2011.
Bagi Hariono, memperkuat timnas memang bukan hal baru baginya. Sebelumnya dia sempat dipanggil dan tampil dalam beberapa pertandingan internasional bersama timnas. Namun, namanya menghilang di era Alfred Riedl pada Piala AFF 2010.
“Alhamdulillah saya dipanggil lagi timnas. Kemarin sudah ada yang kasih tahu saya secara lisan. Saya pasti akan memenuhi panggilan timnas,” kata Hariono dihubungi wartawan, Selasa (2/8/2011).
Seluruh pemain yang dipanggil akan menjalani pemusatan latihan di Jakarta dan Cilegon pada 4-28 Agustus. Indonesia tergabung di Grup E dan harus bersaing dengan Iran, Qatar, dan Bahrain.
Selain memanggil empat pemain tambahan, timnas senior juga akan menambah asisten pelatih. Sebelumnya, PSSI sudah menunjuk Liestiadi menggantikan Rahmad Darmawan sebagai asisten Wim Rijsbergen
.
Tim nasional sepak bola Pra-Piala Dunia (PPD) dijadwalkan bertolak ke Teheran, Iran, tanggal 29 Agustus mendatang atau sehari menjelang lebaran, untuk melawan tuan rumah Iran pada laga putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Asia.
Demikian diumumkan manajemen timnas melalui rilis yang dikirim ke media, Senin (1/8/2011). Indonesia akan menghadapi Iran, 2 September mendatang, sehingga Firman Utina dan kawan-kawan memiliki waktu tiga hari untuk aklimatisasi di Negeri Teluk itu. Para pemain akan kembali dikumpulkan untuk menjalani pemusatan latihan di Cilegon, Banten, mulai 4 Agustus hingga 28 Agustus.
Pelatih Wim Rijsbergen telah merancang porsi latihan pada bulan puasa dengan menetapkan jadwal latihan sore hari dan sesi tambahan di malam hari. Pelatih asal Belanda itu juga memanggil empat pemain tambahan untuk menjalani seleksi, yakni Ian Louis Kabes (Persipura Jayapura), I Made Irawan (Persiba), Hariono (Persib Bandung), dan Amrizal (Persija Jakarta).
Mereka akan bergabung 26 pemain, yang telah lebih dulu bergabung dalam skuad timnas Pra-Piala Dunia. Selama menjalani latihan, mereka diupayakan memperoleh tiga kali uji coba melawan tim-tim yang belum disebutkan.
“Untuk nama-nama tim belum dapat dirilis, yang jelas setidaknya kita akan mengupayakan tiga kali laga uji coba di bulan Agustus nanti. Dua di antara lawan-lawannya sedang diusahakan berasal dari Timur-Tengah, karena karakter-nya sama dengan tiga tim kompetitor kita di laga PPD zona Asia nanti,” ujar Arya Abhiseka, General Manager Tim Nasional, dalam pernyataan tersebut.
Beberapa waktu lalu, anggota Komite Eksekutif PSSI Bob Hippy mengatakan, timnas dijadwalkan akan beruji coba melawan Malaysia, 10 Agustus mendatang. Sebelum laga kualifikasi bergulir, FIFA hanya menyediakan satu slot uji coba internasional dalam kalender resmi, yakni 10 Agustus.
.
Latihan malam selama dua jam secara intensif bisa meningkatkan kondisi fisik pemain tim nasional. Selain pola latihan yang tepat selama bulan puasa, pengaturan makanan juga vital untuk mendukung pemulihan kebugaran pemain selama 26 hari latihan terhitung sejak 4 Agustus.
Selama puasa bisa dilakukan peningkatan fisik dengan pengaturan pola latihan. Latihan malam antara jam sembilan hingga sebelas bisa signifikan menaikkan kondisi fisik pemain.
– Mathias Ibo
“Selama puasa bisa dilakukan peningkatan fisik dengan pengaturan pola latihan. Latihan malam antara jam sembilan hingga sebelas bisa signifikan menaikkan kondisi fisik pemain,” ujar fisioterapis timnas senior, Mathias Ibo, Senin (1/8/2011) malam.
Media Officer Timnas Dessy Cristina menjelaskan, pemusatan latihan timnas di Cilegon, Banten, pada 4-28 Agustus akan memasukkan porsi latihan fisik di pantai pada malam hari. Cilegon dipilih karena memungkinkan para pemain timnas lebih tenang berlatih dibandingkan di Jakarta.
Mathias optimistis jika pola latihan selama bulan puasa dilakukan dengan tepat, fisik para pemain akan mencapai puncaknya di akhir sesi latihan. Para pemain akan cepat meningkat kondisi fisiknya karena sudah bertahun-tahun menjalani profesi sebagai pesepak bola.
“Saya yakin di akhir latihan selama sebulan ini fisik pemain bisa mencapai puncaknya. Di putaran kedua para pemain belum terlalu fit karena latihannya sangat singkat,” ujar Mathias.
Latihan malam selama dua jam secara intensif bisa meningkatkan kondisi fisik pemain tim nasional. Selain pola latihan yang tepat selama bulan puasa, pengaturan makanan juga vital untuk mendukung pemulihan kebugaran pemain selama 26 hari latihan terhitung sejak 4 Agustus.
Selama puasa bisa dilakukan peningkatan fisik dengan pengaturan pola latihan. Latihan malam antara jam sembilan hingga sebelas bisa signifikan menaikkan kondisi fisik pemain.
– Mathias Ibo
“Selama puasa bisa dilakukan peningkatan fisik dengan pengaturan pola latihan. Latihan malam antara jam sembilan hingga sebelas bisa signifikan menaikkan kondisi fisik pemain,” ujar fisioterapis timnas senior, Mathias Ibo, Senin (1/8/2011) malam.
Media Officer Timnas Dessy Cristina menjelaskan, pemusatan latihan timnas di Cilegon, Banten, pada 4-28 Agustus akan memasukkan porsi latihan fisik di pantai pada malam hari. Cilegon dipilih karena memungkinkan para pemain timnas lebih tenang berlatih dibandingkan di Jakarta.
Mathias optimistis jika pola latihan selama bulan puasa dilakukan dengan tepat, fisik para pemain akan mencapai puncaknya di akhir sesi latihan. Para pemain akan cepat meningkat kondisi fisiknya karena sudah bertahun-tahun menjalani profesi sebagai pesepak bola.
“Saya yakin di akhir latihan selama sebulan ini fisik pemain bisa mencapai puncaknya. Di putaran kedua para pemain belum terlalu fit karena latihannya sangat singkat,” ujar Mathias
.
Kebugaran fisik para pemain timnas Indonesia menjadi salah satu catatan penting yang harus digenjot selama pemusatan latihan menjelang kualifikasi putaran ketiga Piala Dunia 2014.
Kondisi fisik yang prima sangat dibutuhkan untuk mengimbangi para pemain Iran, Qatar dan Bahrain yang secara fisik unggul dibandingkan para pemain Indonesia. Pada kualifikasi putaran kedua leg kedua melawan Turkmenistan, kondisi fisik para pemain yang belum mencapai 100 persen menyebabkan permainan Indonesia goyah dan kebobolan tiga gol di akhir babak kedua. Indonesia yang sudah unggul 3-0 di babak pertama akhirnya menang tipis 4-3.
Indonesia lolos ke putaran ketiga dengan unggul agregat gol 5-4. “Kondisi fisik pemain menjadi perhatian utama dan harus ditingkatkan selama pemusatan latihan yang akan dimulai pada 4 Agustus. Masalahnya latihan selama puasa tidak mudah untuk mencapai kondisi fisik prima dengan cepat,” ujar anggota Komite Eksekutif PSSI yang menjadi Koordinator Timnas Bob Hippy, Minggu (31/7/2011).
Karena itu, lanjut Bob, timnas dalam waktu dekat akan mendatangkan pelatih fisik dari Utrecht, Rob Druppers. Negosiasi sedang dilakukan dan diharapkan selesai dalam satu atau dua hari kedepan.
“Dia diharapkan sudah berada di Jakarta pada hari pertama latihan yaitu 4 Agustus. Dia punya pengalaman bagus dan diharapkan bisa membantu meningkatkan kebugaran fisik para pemain,” ujar Bob.
Kondisi fisik pemain yang prima sangat dibutuhkan dalam skema permainan agresif yang diterapkan oleh pelatih Wim Rijsbergen. Pemain dituntut cepat dalam menyerang dan segera menekan saat kehilangan bola. Permainan cepat dan terus menekan itu menguras tenaga, dan para pemain harus memiliki daya tahan fisik untuk tampil konsisten selama 90 menit
.
Latihan tim sepak bola Indonesia menjelang kualifikasi putaran ketiga Piala Dunia 2014 zona Asia akan dipusatkan di Cilegon, Banten. Pelatih Kepala Wim Rijsbergen memanggil 30 pemain untuk menjalani latihan yang mayoritas akan berisi latihan fisik pada malam hari.
Para pemain yang libur awal puasa akan berkumpul pada 4-28 Agustus. Empat pemain baru dipanggil oleh Rijsbergen, yaitu pemain sayap Persipura Jayapura Ian Louis Kabes, kiper Persiba Balikpapan I Made Wirawan, gelandang Persib Bandung Hariono, dan bek Persija Jakarta Amrizal. Keempat pemain itu bergabung dengan 26 pemain yang telah dipanggil memperkuat kualifikasi putaran kedua.
”Saat ini permasalahan utama para pemain adalah menggenjot daya tahan fisik yang masih di bawah standar. Karena itu, dibutuhkan pelatih fisik khusus yang akan membantu pemain untuk memperbaiki VO2Max mereka,” ujar Rijsbergen dalam pernyataan pers, Senin (1/8).
Rijsbergen berencana mengubah pola latihan selama bulan puasa supaya kebugaran fisik pemain mencapai maksimal. Latihan pada sore ditambah sesi latihan kedua pada malam hari.
Fisioterapis timnas, Mathias Ibo, menjelaskan, berdasarkan pengalaman persiapan Piala AFF 2010 yang juga saat bulan puasa, pola latihan harus disesuaikan. Pada saat dipegang Alfred Riedl, kondisi fisik pemain sudah bagus karena di tengah kompetisi. ”Waktu itu lebih banyak latihan teknik dan cukup menjaga kondisi fisik,” ujar Mathias.
Mathias menilai, peningkatan fisik saat puasa bisa maksimal dengan mengatur latihan dua kali, yaitu sore dan malam. Latihan sore dibuat interval istirahat yang tidak terlalu lama. Di akhir sesi, dilakukan latihan fisik selama 30 menit menjelang berbuka puasa. ”Latihan itu benar-benar fisik dan peningkatannya akan signifikan,” ujar Mathias.
Capai 80 persen
Latihan malam hari, sekitar pukul 21.00-23.00, yang paling efektif meningkatkan kekuatan fisik pemain. Porsi latihan malam bisa mencapai 80 persen dan akan menggenjot fisik pemain secara signifikan selama latihan 26 hari itu.
”Selama di Cilegon akan dilakukan latihan fisik di pantai pada malam hari untuk meningkatkan kebugaran fisik pemain,” ujar Media Officer Timnas Dessy Christina. Selama Agustus, tim dijadwalkan menjalani tiga kali uji coba internasional. Dua lawan diusahakan dari Timur Tengah dengan karakter mendekati calon lawan, yaitu Iran, Qatar, dan Bahrain
.
Anggota Komite Eksekutif PSSI Bidang Koordinator Timnas, Bob Hippy, mengungkapkan, tim nasional sepak bola Pra-Piala Dunia 2014 Indonesia akan melakukan uji coba melawan timnas Malaysia dan Australia.
“Lawan Malaysia akan dilaksanakan pada 10 Agustus nanti. Sementara lawan Australia, kami memiliki MOU (memorandum of understanding) dengan mereka. Nanti malam atau Senin (1/8/2011), saya akan menelepon Federasi Australia,” jelas Bob saat dihubungi Kompas.com, Minggu (31/7/2011).
Bob memastikan laga uji coba melawan Australia akan digelar di Indonesia. “Karena puasa, makanya rugi kalau bertanding di luar. Mending waktunya lebih baik dipakai untuk latihan. Australia janji bertanding di mana saja,” beber Bob.
Kedua uji coba ini merupakan bagian dari persiapan Firman Utina dan kawan-kawan tampil di putaran ketiga PPD. Di babak kualifikasi grup, Indonesia berada di Grup E bersama Iran, Qatar, dan Bahrain pada lanjutan Pra-Piala Dunia 2014.
Pada pertandingan pertama, Firman Utina dan kawan-kawan lebih dulu akan bertandang ke Iran pada 2 September nanti. Saat ini, timnas tengah diliburkan dan akan mulai berlatih lagi pada 4 Agustus.

No comments: